Ketika hamil, ibu akan melakukan banyak konsultasi secara langsung ke dokter untuk memastikan kondisi maka dapat bertanya langsung di halodoc jika butuh kepastian cepat dengan tanya dokter kandungan. Untuk menjaga kehamilan maka ibu hamil harus mengonsumsi makanan yang sehat dengan asupan gizi yang pas sehingga bayi yang dilahirkan dalam keadaan sehat dan membuat kandungan mineral, kalsium dan protein tercukupi. Ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman bersoda, kopi, roti, teh karena hal ini akan membuat pertumbuhan janin menjadi terhambat lebih baik mengonsumsi air putih. Ibu hamil juga perlu mengonsumsi almond karena dapat memberikan tambahan energi dan menguatkan tulang serta kekebalan tubuh bayi.

Penyakit yang Dapat Dialami Ibu Hamil

Ibu hamil dapat melakukan olahraga secara teratur yang berguna untuk proses persalinan terutama ibu hamil yang memilih persalinan dengan cara normal, namun sangat tidak disarankan untuk melakukan olahraga berat seperti angkat beban, push up, sit up yang membuat potensi keguguran besar. Olahraga ringan yang dapat dilakukan oleh ibu hamil adalah renang, jalan sehat, dan yoga. Ibu juga membutuhkan tidur yang cukup sehingga tidak lelah dan sebaiknya tidak memikirkan hal-hal yang berat menjelang tidur yang mampu memberikan tidur nyenyak dan tenang. Selama hamil sebaiknya menjauhi bahan-bahan kimia termasuk yang ada di alat pembersih dan kosmetik.

Berikut adalah makanan untuk nutrisi kandungan yang sehat diantaranya:

  • Kalsium untuk memberikan tulang yang kuat sehingga pembentukan sel pada organ tubuh bayi dan ibu menjadi lebih baik dan sebaiknya mengonsumsi susu 1000 mg kalsium setiap harinya.
  • Karbohidrat dan serat untuk mendukung perkembangan pada janin dan bayi, nutrisi ini akan menjadi sumber energi ibu melakukan aktifitas.
  • Asam folat untuk dapat mendukung terbentuk syaraf pada janin, sel merah dan putih pada bagi dapat seimbang melalui 0,4 miligram kandungan asam folat.
  • Lemak sehat atau lemak tak jenuh untuk memberikan cadangan energi, pertumbuhan otak dan syaraf pada janin, namun harus tetap dibatasi supaya tidak memberikan obesitas pada ibu dan bayi.

Untuk ibu hamil dapat mengonsumsi karbohidrat dengan menggunakan gandum maupun nasi merah yang membantu perkembangan janin karena adanya vitamin E, serat dan selenium. Ubi dapat dikonsumsi ibu untuk meningkatkan zat besi dalam tubuh, digunakan dalam mendukung perkembangan pada kulit bayi, tulang dan mata. Oatmeal untuk memberikan energi ekstra terutama ketika sedang mula, kandungan pada oatmeal akan membantu kecukupan vitamin B6 dan protein pada perkembangan bayi. Kacang-kacangan yang mengandung, seng, folat dan kalsium untuk mengurangi masalah wasir dan konstipasi. Mengonsumsi daging diperlukan untuk menyuplai vitamin B6 maupun B12 untuk mendukung sel darah merah.

Berikut adalah penyakit yang dialami oleh ibu hamil:

  • Keputihan meningkat untuk melindungi vagina dan rahim dari infeksi sehingga leher vagina menjadi lembut.
  • Anemia karena mengalami kehamilan kembar, morning sickness dan pola makan yang tidak sehat serta kebutuhan darah untuk pertumbuhan janin.
  • Hepatitis B yang tidak berpengaruh ke janin namun perlu diperiksa sehingga bayi dapat lahir terhindar dari kelainan anatomi.

Tanya dokter kandungan untuk mengantisipasi beberapa penyakit yang dapat muncul selama hamil seperti diabetes gestasional, candidiasis dan plasenta previa. Untuk mengolah makanan ibu sebaiknya dengan merebusnya dan jika memasak daging pastikan matang dengan sempurna dengan menggunakan metode blanching. Dapat juga dengan cara memanggang pada suhu 220 derajat Celcius sehingga akan membuat makanan rata dan nutrisi makanan terjaga baik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *